SEMARANG, Media Mitra Hukum Bhayangkara - Tak sampai kurun waktu Setahun, Kapolrestabes Semarang Dimutasi Jadi Agen Intelijen
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Heri Wahyudi mendapat penugasan baru sebagai Agen Intelijen di Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri.
Mutasi ini terjadi saat Heri belum genap satu tahun menjabat Kapolrestabes Semarang sejak pelantikannya pada Maret 2026.
Polri menunjuk Kombes Pol Erlin Tang Jaya untuk menggantikan Heri Wahyudi sebagai Kapolrestabes Semarang. Sebelumnya, Erlin menjabat Kasubdit 1 Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.
Pergantian sejumlah pejabat tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.Beli Kalender
Mutasi itu tidak hanya menyasar jabatan Kapolrestabes Semarang, tetapi juga sejumlah posisi strategis di lingkungan Polda Jawa Tengah, termasuk Wakapolda, Direktur Lalu Lintas, dan Direktur Reserse Kriminal Khusus.
Wakapolda Jateng Berganti, Brigjen Latif Usman Pindah ke Aceh
Selain Kapolrestabes Semarang, Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman juga mendapat penugasan baru. Polri memutasinya menjadi Wakapolda Aceh.Baca Panduan Tur
Sementara itu, Polri menunjuk Brigjen Pol Herindra Rahmawan untuk mengisi jabatan Wakapolda Jawa Tengah.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari rotasi sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah Polri dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi serta pembinaan karier personel.
Baca Juga Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya NTT, BNPB Minta Warga Tetap Tenang
Dirlantas dan Direskrimsus Polda Jateng Ikut Berganti
Rotasi jabatan juga menyasar dua direktorat di lingkungan Polda Jawa Tengah, yakni Direktorat Lalu Lintas dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus.
Kombes Pol Maesa Sugriwo mendapat pengganti sebagai Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah. Polri menunjuk Kombes Pol Muhammad Aldian untuk menduduki jabatan tersebut. Sebelumnya, Aldian bertugas di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.Baca Panduan Tur
Sementara itu, jabatan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Jawa Tengah yang sebelumnya dipegang Kombes Pol Djoko Julianto kini dipercayakan kepada Kombes Pol Taufik Hidayat.
Sebelum mendapat penugasan tersebut, Taufik menjabat sebagai dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK).
Pergantian sejumlah pejabat ini menandai perubahan susunan kepemimpinan di lingkungan Polda Jawa Tengah, mulai dari tingkat kewilayahan hingga direktorat yang menangani lalu lintas dan penegakan hukum di bidang tindak pidana khusus.
Baca Juga Jamaah Haji Kabupaten Demak 2026 Kembali ke Tanah Air, 893 Orang Tiba dengan Selamat di Kota Wali
Polri Sebut Mutasi Berdasarkan Prinsip Meritokrasi
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan rotasi terhadap sejumlah pejabat Polri, termasuk tujuh jabatan Wakapolda. Polri menyebut kebijakan tersebut mengedepankan prinsip meritokrasi dalam penempatan personel.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier di tubuh Polri.
Dalam keterangan tertulis pada Minggu (11/10/2026), Eddizon menegaskan bahwa Polri mempertimbangkan sejumlah aspek sebelum menempatkan personel pada jabatan baru.
“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Isir.
Menurut Polri, pertimbangan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap personel mampu menjalankan tanggung jawab sesuai kebutuhan organisasi.
Mutasi Kapolrestabes Semarang dan sejumlah pejabat Polda Jawa Tengah ini sekaligus membawa perubahan pada jajaran kepemimpinan kepolisian di wilayah Jawa Tengah.pintanya
Red
Tidak ada komentar:
Posting Komentar