CEPU, Media Mitra Hukum Bhayangkara - Sore yang panas dan berdebu di ruas jalan Cepu Randublatung tepatnya di depan lokasi proyek Sekolah Rakyat Cepu. Semakin memanas ketika pelaksana proyek CV. Sejahtera Tehnik, Donny Wicaksono Ulfa, dengan mengendarai motor trail tiba tiba mengeber geber gas motor nya memancing kemarahan sekelompok pemuda Cepu di depan lokasi proyek dan sekelompok pemuda yang asik ngopi di warung depan spbu cepu merasa terganggu karena mereka adalah tuan rumah di kota cepu dan merespons aksi Donny sebagai tamu di kota cepu. pemuda Cepu merasa terhina dengan Tindakan ini memicu ketegangan emosional yang berujung pada aksi saling dorong antara pemuda setempat dan pihak PROJECT MANAGER proyek pengurugan Sekolah Rakyat Cepu.
Beruntung, ketegangan tidak meluas setelah sejumlah aparat keamanan dari Polsek Cepu dan seorang personel Babinsa dari koramil Cepu dengan cepat tiba di lokasi untuk mengendalikan situasi dan melerai kedua belah pihak.
Keadaan memanas setelah pemuda cepu menemukan penggunaan tambang material ilegal untuk proyek tersebut.
Nandif Sang Bapak dan Donny sang Anak berlagak cowboy di kota cepu. Mereka berusaha melawan pemuda Cepu yang mengawasi proyek bahkan Donny menyatakan perang dengan pemuda cepu dan siap menghadapi pemuda cepu walau status nya adalah tamu di kota cepu bekerja di kota cepu.
Mereka menunjukkan sikap arogansi apakah pantas seorang project manager bersikap arogansi ?.
Agus salah satu pemuda Cepu merasa terhina dan di ejek atas sikap arogansi dari Donny.
Aku wong cepu mas. Aku ora trimo nek wong luar daerah neng kene ape semena mena dan arogansi. Ojo sok jagoan. Dekne tamu dan kerjo neng cepu kudu ne menghargai wong cepu. Begitu ujarnya
( Aku orang cepu mas. Aku tidak terima orang luar daerah mau semena mena dan arogansi. Jangan sok jagoan. Mereka adalah tamu dan bekerja di Cepu. Seharusnya menghargai tuan rumah ).tegas dia
Red
Tidak ada komentar:
Posting Komentar